Minggu, 25 September 2016

Hati Hati

Sudah beberapa bulan sejak saat itu. 
Pikiran baik dan buruk berkecamuk.
Hati menjadi lebih hati hati.

Jelas secara logika, dia yang memilih pergi
Tapi hati seperti tak rela
Merasa seperti sampah yang tak ada guna

Aku kuat,,,
itu sering kali yang aku ucapkan
tapi harus aku akui, aku lemah

Pernah merasa seperti tak punya tulang?
Pernah merasa mati rasa?
Pernah?



Tuhan ..
Aku sedang menunggu 
Lelaki dariMu
Pengobat lukaku yang teramat pilu
 
 

Senin, 22 Agustus 2016

Halo, ini Lina, yang mulai belajar ngeblog. 
Judulnya Diari Patah Hati, klise ya, hehehe .. 
tapi yaa kebetulan aja aku lagi tidak beruntung, sedang mengalami yang namanya Patah Hati yang bener bener patah hati. udah hampir 4 bulan sih, tapi yaaaa gitu, ga tau kenapa masih berat rasanya, padahal udah jungkir balik belajar ikhlas, belajar berpikir positif, belajar berpikir cerdas bahwa semuanya sudah diatur sama Tuhan. Mungkin ini cara Tuhan untuk membuat aku lebih dewasa dan lebih "mikir" ! Tapi hatiku sepertinya belum mau kompromi sama pikiran. Ibarat aku ini sebuah persidangan, hatiku sedang jadi terdakwa yang sedang dituntut oleh pikiranku. Terdakwa yang sedang dipojokkan dan dimaki maki oleh penuntut. beraaatttt . Tak ada satu orangpun yang tau bagaimana perasaanku yang sesungguhnya, aku benar benar pintar memakai topeng senyuman, topeng pecicilan, topeng ketawa terbahak bahak. Tak ada satu orang pun yang tau bahwa hampir setiap malam, setiap setelah lampu kamarku mati, air mata jatuh tanpa permisi. Kadang kalau aku sudah mulai 'agak' lupa sama dia, ga tau kenapa hati rasanya kayak ditariikkk, deg deg an, ngerasa ga nyaman. Entahlah, bener bener membingungkan, pertama kali merasakan yang seperti ini. Dulu juga pernah sih sakit dan patah hati, tapi ga tau kenapa yang ini parah. Mungkin karena kenyatannya si Dia jatuh cinta sama sahabatnya yang juga temenku curhat. Tragedy! .. Bersyukurnya sih aku gak sampe gila,hahaha .. bersyukurnya sih aku dikasih rasa sabar dan mengerti sama Tuhan yang jauh lebih baik karena patah hatiku ini. ( duh, sumpah ini seperti bukan aku yang biasanya, aku ga suka curhat T.T ) . Tapi yaa kalau otakku lagi jalan, aku bisa mikir secara baik dan benar, ini semua itu proses dan perjalanan hidup yang harus aku lalui, hidup kan ga selalu yang indah indah yaa, dan yang  pasti sih, setiap orang sudah diatur jodohnya masing masing oleh Tuhan, entah ketemu di dunia atau akhirat. Semoga jodohku nanti benar benar jodoh dunia akhirat, dan semoga segera yaaa, biar Bapak Ibukku lebih bahagia, biar hatiku juga gak sakit karena berhasil jatuh cinta lagi. amiiinnnn. Sampe ketemu di ocehanku yang berikutnya yaaaa, semoga ocehan bahagia :p